29 September 2013

Gili Trawangan, Lombok

rasanya memang belum lengkap kalo ke Lombok tanpa bermain ke pantainya. maka setelah turun gunung, kami menuju Gili Trawangan. dan memang seperti tradisi, banyak orang yang habis mendaki Rinjani mampir ke Gili. lanjut dari cerita sebelumnya, kami diantar elf sewaan ke bangsal, port untuk naik kapal ke Gili. harga tiket kapal dari bangsal ke Gili Trawangan ini 15 ribu dengan waktu tempuh 30 menit.

such an amaze di Gili Trawangan ini, seperti berada di negara yang berbeda, foreigners from anywhere in everywhere here. well, di Rinjani aja udah banyak foreigners, apalagi di daerah pantai begini, summer holiday pula bagi orang-orang bule tersebut. dan high season seperti ini berakibat sulitnya dapet penginapan kosong dan sesuai dengan budget kami. (>_<)
rata-rata penginapan yang kami tanyakan menawarkan harga 300 ribu per malam, maksimal diisi 3 orang. kalo rombongan (7 orang) akan dihitung 100ribu/orang, padahal hanya nambah 1 kasur. entah kita yang ga nemu penginapan murah, atau memang standar harganya segitu saat itu. jadilah tawar-menawar 1 juta/2 malam, diisi 7 orang dengan 1 kasur tambahan.

31 August 2013

Mt. Rinjani - Lombok

akhirnya kesampaian juga memenuhi rasa kangen untuk menikmati alam, melihat langit malam lebih dekat, melihat sunrise & sunset di pegunungan, melihat awan di bawah kita, minum langsung dari sumber air pegunungan, bercengkrama dan tidur di dalam tenda.
gw bersama empat teman (firman, yusril, ria, & danu), serta dua teman yang baru kami kenal di bandara (kak yani & bang dody), pergi menuju Gunung Rinjani - Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hari I: Goes to Lombok
Kami berlima berangkat dengan pesawat berbeda dan jam penerbangan berbeda: kloter 1 Firman (transit di Bali), kloter 2 Yusril & Ria (mampir di Surabaya), kloter 3 gw & Danu (ganti pesawat di Bali). kami bertemu dan kumpul di bandara Lombok sekitar pukul 5 sore, dan saat itu Firman sudah membawa teman (baru) kenalannya yaitu kak Yani dan bang Dody.
bicara mengenai transportasi kami yang cukup memakan biaya (naik pesawat), alasannya adalah agar menghemat waktu, maklum jatah cuti kami terbatas. karena pergi pas banget abis lebaran, harga tiket pesawat udah kena tuslah (kenaikan harga karena hari raya). tiket pesawat jakarta-bali dapet 700an ribu, bali-lombok dapet 200an ribu, lombok-jakarta 900an ribu.
selanjutnya kami bertujuh sharing cost menyewa mobil ke desa Sembalun, titik awal menuju Gunung Rinjani. *sewa mobil avanza 400 ribu

when in Bali, only sight-seeing at Ngurah Rai airport

sampai Lombok, turun pesawat disuguhkan Rinjani

02 August 2013

Exercise after a long time

yeah... sesuai dengan judul, gw mulai lari setelah sekian lama ga olahraga. sebelum masuk bulan ramadhan gw lari di sekitar rumah, hasilnya gw puke, sempoyongan, dan keringet dingin. entah kenapa sekarang gw lemah banget. karena itulah gw jadi males untuk lari lagi. *alibi
tetapi demi memperkuat fisikal tubuh, akhirnya gw menerima ajakan temen untuk lari di depok (biar ada temen lari). yang gw ketahui berikutnya adalah gw lari 5 km, tanpa pemanasan yang cukup, dan tanpa pendinginan sama sekali.

i was running until my last breath

21 July 2013

Bangkok - Pattaya ala koper (Part III)

ini bagian terakhir dari perjalanan ke Bangkok-Pattaya, cerita sebelumnya ada di Part I dan Part II

Hari III
Hari ini kami akan kembali lagi ke Bangkok. seperti saat berangkat ke Pattaya, dalam perjalanan kembali ke Bangkok pun kami akan berkunjung ke beberapa tempat dahulu.

ada kejadian sedikit lucu saat kami mau turun untuk sarapan, kami membawa serta koper karena akan langsung check-out. saat mau sampai elevator, kami melihat seorang turis cina/taiwan di depan pintu elevator dan pas sekali elevatornya datang. dia melihat kami dan bicara kepada kami yang diartikan sebagai "ayo sini cepet masuk elevator sekalian, gw tahan pintunya", jadi kami langsung buru-buru masuk karena dia udah baik banget mau nahan pintunya. eng..ing..eng.. ternyata elevator tersebut menuju ke atas, padahal orang itu mau turun juga seperti kami (hihihi). dan turis tersebut ngoceh terus di dalam elevator, macam kami mengerti bahasanya aja. ada saat dimana dia seperti bertanya kepada kami, tapi suasana langsung hening. zzzzzz
*sepertinya dia baru sadar kalo kami sama sekali ga ngerti dia ngomong apa :D

07 July 2013

Bangkok - Pattaya ala koper (Part II)

Lanjut yaa ceritanya... 
(klik disini untuk melihat cerita sebelumnya) 

Hari II
hari ini kami akan ke Pattaya, daerah pantai yang katanya mirip Bali. *kata beberapa orang/blog
biasanya bila pada hari ketiga nanti saat kembali ke Bangkok akan menginap di hotel yang sama, kita bisa menitip koper di hotel dan membawa barang seperlunya ke Pattaya. tetapi karena hotel kami nanti berbeda, jadi semua barang dibawa. beruntung di mobil hanya ada tiga turis cantik ini bersama guide dan supir, jadi mobilnya masih lega. awalnya kami mengira akan digabung dengan rombongan lain, ternyata jadi seperti exclusive tourist. ;)

28 June 2013

Bersih tetapi Boros

belakangan ini gw sedang dalam masa berpikir geje. berpikir betapa borosnya kita, atau gw deh, saat buang air kecil. setelah selesai menjalankan hajat, pastinya kita membersihkan diri dengan air, lalu mengeringkannya dengan tissue karena akan tidak nyaman bila celana basah/lembab. setelah itu kita akan mencuci tangan, dan mengeringkannya dengan tissue lagi. see? sangat boros.
tak heran di negara lain tidak ditemukan toilet dengan air, jadi kita membersihkan diri dengan tissue saja. air hanya ada di westafel untuk cuci tangan dan tidak ada tissue dekat westafel tersebut. menemukan toilet di sana yang ada airnya itu sesuatu banget, karena jarang dan gw jadi merasa bersih setelah buang air. kebersihan itu kan sebagian dari iman, mungkin memang karena alasan ini maka toilet di sini memakai air dan tissue. mulai sekarang harus lebih hemat lagi dengan memakai air dan tissue secukup mungkin. :D