30 August 2015

Trip bareng Keluarga

bermula dari keinginan berlibur di kampung orang, minimal di kampung nyokap, icha menanyakan kapan gw mau mewujudkannya, maka gw mulai memikirkan ide tersebut. kemudian gw melihat gambar yang memunculkan keinginan gw untuk ngajak ortu ikut serta, karena maklum gw masih "parasit" di rumah mereka. yaudahlah yaa ke kampung nyokap aja, biar penginapan gratis (hehehehe), nyokap pun udah lama mau ziarah ke makam ortunya (embah gw).


kemudian terjadilah sebab-akibat yang panjang: nyokap yang over-worried ga tega meninggalkan ade gw (cowo berumur 22 tahun) sendirian di rumah, maka diajaklah si ade. lalu si ade ga mau naik kereta, maka kami naik mobil. nyokap pun khawatir kalo cuma ade sendiri yang jadi supir (jakarta-banjarnegara jauuhh boo), karena itu minta kaka ikut untuk gantian nyupir (sungkem sama kaka ipar). lalu karena nyokap ingin menyenangkan kakak-kakaknya (kami sepakat sih memang ga enak kalo pulang kampung ga ngajak-ngajak mereka), dan alasan supaya bisa ziarah bareng, jadilah ngajak pakde-bude juga (tapi akhirnya cuma pakde yang ikut).  rame yak, asik cihuy!!

sedikit cerita mengenai keluarga dari nyokap: almarhum embah gw punya 6 anak, anak 1-3 tinggal di kota besar (tepatnya anak pertama tinggal di cibitung, anak 2 & 3 tinggal di cawang), sedangkan anak 4-6 tinggal di banjarnegara, tepat di kanan-kiri rumah embah (bahkan ga perlu lewat pintu depan kalo mau ke kanan-kiri, ada pintu penghubungnya). kemudian embah meninggal (embah uti tahun 2012, kalo embah kung meninggal tahun 1989), anak 1-3 udah pensiun bekerja, makin jarang lah kami ke banjarnegara. *alibi *harap maklum

lanjut ceritanya: kami berangkat jumat tanggal 14 agustus 2015 pukul setengah 10 malam, mampir cibitung jemput pakde, dan sampai rumah banjarnegara pukul setengah 12 siang. *macet longweekend
sisa hari sabtu kami gunakan untuk istirahat. eh, tidak lupa jadi anak gahool dengan malam mingguan ke alun-alun purbalingga. hahahaha

berhubung gw agak ga enak badan, keluar rumah pagi-pagi tuh kayaknya maleeess banget. rencana menikmati liburan di kampung dengan jalan-jalan di antara sawah, ikut belanja ke pasar, dan sebagainya, buyar deh. kegiatan gw di sana adalah bangun solat subuh, tidur-tiduran, sarapan (teh & kue-kue/gorengan), ngobrol/nonton tv, mandi, makan pagi (nasi+lauk+sayur), trus pergi jalan-jalan sekitar pukul 9.

hari kedua disana, yaitu hari minggu, kami pergi ke baturraden. awalnya kami masuk ke obyek wisata baturraden, dengan tiket masuk 14ribu/orang. disini terdapat air terjun, teater 3D dan 4D, kolam renang, wahana sepeda air (saat itu kolam airnya kering), dan lapangan berumput untuk piknik. cocok banget untuk liburan keluarga bersama anak-anak. dari obyek wisata ini bisa menuju wisata alam baturraden, seperti pancuran pitu, tapi harus jalan 2,5 km. nah, gw penasaran sama pancuran pitu ini. atas saran sepupu, kami kesana dengan masuk dari wana wisata & camping ground yang dikelola perhutani. kalo masuk dari sini, keluar mobil di parkiran tinggal turun tangga menuju pancuran pitu, tapi jangan senang dulu karena tangganya ada banyak. tiket masuk terusan (pancuran pitu & telaga sunyi) 20ribu/orang, tiket mobil 10ribu. sayangnya ga sempat ke telaga sunyi karena sudah sangat sore.

cheeeeese

photo by icha
 
 
wahana sepeda air yang kering, photo by icha
 
 
 makan siang nyicip sate kelinci
 
sepotong tangga menuju pancuran pitu

pancuran pitu (pitu = tujuh), sumber air panas
 
 
tebing belerang air hangat

hari ketiga kami beralih pergi ke daerah pantai (cilacap). dari pantai teluk penyu, kami naik perahu menyebrang ke nusakambangan timur untuk melihat benteng Karang Bolong (biaya perahu 15ribu/orang). kemudian masuk kawasan wisata nusakambangan timur dikenai biaya 5ribu/orang. bentengnya cukup jauh dari tiket booth, dan jalanannya naik-turun. tetapi tenang, untuk yang ga kuat jalan disediakan transportasi mobil odong-odong dengan biaya 10ribu/orang.

peta wisata nusakambangan timur

koleksi foto icha, edited by me
 

masih punya icha, edited by me
 

benteng karang bolong ini spooky yet fascinating. awalnya gw kira bentengnya berbentuk satu bangunan, tapi ternyata sangat luas, bahkan tanah yang kita pijak itu merupakan benteng. bentengnya terlihat tidak terurus dengan banyaknya pohon dan akar yang menutupi (bikin makin serem aja), dan beberapa peninggalan sejarahnya diambil orang yang tidak bertanggung jawab. gw mencari tahu informasi mengenai benteng karang bolong, menurut pemandu di sumber ini luas benteng karang bolong sekitar 6000 m persegi. diperkirakan benteng ini mempunyai 4 lantai, 2 lantai di atas tanah dan 2 lantai di bawah tanah. di bawah terdapat lorong panjang dengan ruangan-ruangan di kanan-kirinya: ada ruang aula, barak prajurit, ruang penjara dan ruang penyiksaan serta terdapat ruang pos jaga. selain itu, terdapat ruang pengintaian, dan lubang meriam yang mengarah ke laut. konon katanya terdapat lorong bawah tanah/laut yang menghubungkan benteng karang bolong ini dengan benteng pendem di dekat pantai teluk penyu.
eniwei... ada pantai pasir putih karang pandan dekat benteng karang bolong ini yang lumayan sepi pengunjung saat itu. asiiikk






puas main-main di pantai dan makan siang yang telat, kami nyebrang lagi ke cilacap, kemudian pulang ke banjarnegara.
esoknya, selasa 18 agustus 2015 kami pamit pukul setengah 7 pagi untuk kembali ke jakarta, dan sampai rumah pukul 5 sore. alhamdulillah itu sudah termasuk mampir ke cibitung nganter pakde pulang.
 
fyi, bahan bakar yang dihabiskan dalam satuan rupiah sekitar 500-600ribu, kemudian total biaya tol cikampek dan cipali adalah 290ribu (pergi-pulang). semoga bermanfaat :)

No comments: